Sabtu, 03 Agustus 2013

Mengangkatan Wakil Kepala Sekolah Berdasarkan UU



PROMOSI JABATAN WAKIL KEPALA SEKOLAH 
SMA / SMK

I.              LATAR BELAKANG
Bayak kalangan yang memahami bahwa pengangkatan jabatan wakil kepala sekolah merupakan hak prerogatif kepala sekolah. Dalam hal ini  seorang kepala sekolah mempunyai hak penuh untuk memilih seorang tenaga pendidik yang menurutnya dianggap bisa bekerjasama. Keadaan seperti ini bisa saja menjadi sesuatu yang bersifat subjektif yang pada giliranya bisa menghambat karir bagi yang lainnya. Dengan demikian perlu ada pencerahan tentang sistem mengangkatan wakil kepala sekolah yang sesuai perundang-undangan yang berlaku.
II.           LANDASAN HUKUM
-    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
-      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

III.        SISTEM PROMOSI JABATAN PEMBATU KEPALA SEKOLAH TINGKAT MENENGAH
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permen Diknas) Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2007 Tentang Standar pengelolaan pendidikan oleh satuan pendidikan dasar dan menengah pada bagian Kepemimpinan Sekolah ayat 4 dinyatakan bahwa Kepala SMA/MA dibantu minimal tiga wakil kepala sekolah/madrasah untuk bidang akademik, sarana-prasarana, dan kesiswaan. Sedangkan kepala SMK dibantu empat wakil kepala sekolah untuk bidang akademik, sarana-prasarana, kesiswaan, dan hubungan dunia usaha dan dunia industri. Dalam hal tertentu atau sekolah/madrasah yang masih dalam taraf pengembangan, kepala sekolah/madrasah dapat menugaskan guru untuk melaksanakan fungsi wakil kepala sekolah/madrasah (Permendiknas N0 19 th 2007). Dan pada ayat 5 dinyatakan bahwa Wakil kepala sekolah/madrasah dipilih oleh dewan pendidik, dan proses pengangkatan serta keputusannya, dilaporkan secara tertulis oleh kepala sekolah/madrasah kepada institusi di atasnya. Dalam hal sekolah/madrasah swasta, institusi dimaksud adalah penyelenggara sekolah/madrasah (Permendiknas N0 19 th 2007).
Yang dimaksud “dewan pendidik” di atas adalah semua tenaga pendidik (guru) yang bertugas di satuan pendidikan, termasuk kepala sekolah.
Peraturan di atas dengan jelas menerangkan tentang komposisi dan sistem pemilihan jabatan wakil kepala sekolah. Dengan demikian maka semakin jelas bahwa jabatan wakil kepala sekolah dipilih oleh semua tenaga pendidik (guru), bukan oleh seorang guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah.  Selama tidak ada  peratuan lain khususnya tentang komposisi dan sistem pemilihan jabatan wakil kepada sekolah maka Permen Diknas No. 19 tahun 2007 hendaknya dijadikan landasan agar tidak menimbulkan polemik diantara warga sekolah.
Dalam hal jabatan wakil kepala sekolah dan jabatan lainnya, kita bisa mengasumsikan bahwa untuk hal-hal yang tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan, sekolah bisa merumuskan peraturan atau kebijakan yang dipandang perlu seperti; kriteria, masa jabatan, mekanisme pencalonan dan pemilihan, sistem promosi dan rotasi, dll selama tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

Asking for Didrection



Asking for & Showing Directions
Asking For Directions / Minta ditunjukan arah
-          Can/could you show me the way to …………………………?
-          Can/Could you direct me to……………………………………..?
-          Do you know where ……………………………………….is?              
-          Where is the..…………………………………………………………..?
-          I’m looking for ………………………………………………………..
-          Can/Could you tell me how to get to …………………………

Intructions :
-          Keep going straight = jalan lurus
-          Go straight / straight = lurus
-          Turn right = belok kanan            
-          Turn left = belo kkiri
-          Pass = lewati
-          Follow the road = ikuti jalan
-          Take the first/second/third  turn to the left = ambil belokan pertama/kedua/ketiga kekiri.
-          Take the first/second/third  turn to the right = ambil belokan pertama/kedua/ketiga kekanan.
-          To the end of the road = sampai ujung jalan.
-          Go up to = pergi sampai ke …………..

Nama-namaTempat yang seringditemui di jalan
-     circle /roundabout = bunderan   - railway = relkereta     
-     gas station = pombensin - crossroad /intersections = persimpangan       
-      monument = tugu                             - Tower = menara          
-     Fountain = air mancur                     - traffic light = lampustopan     
-     golf court = lapang golf                    - zebra cross = Markapenyebrangan     
-     bridge = Jembatan                             - tennis court = lapangtenis
-     clock tower = Menara jam             -  soccer field =lapangsepak bola                            

Kata-kata depan yang seringdigunakan.
-          Before = sebelum            -after = sesudah               - near = dekat   
-          next to = disamping       - Beside = disamping     - in front of = didepan  
-           across to = bersebrangandengan            - Between = diantara    
-          over there = disana        - over here = disini.

Look at the map and mark the squares with number 1 to 5.





1.       X : I’m looking for the bus station.
Y : Keep going straight. The bus station is on the left after the second traffic light.
2.       X : Do you know where the nearest bank?
Y : Just turn right at the first traffic light. The bank is the first building on the left.
3.       X. Can you show me the way to the police station?
Y : Go straight and pass the crossroad. Pass the second traffic light. The police station is the first building on the right.
4.       X : Where is the museum?
Y : Turn right at the first traffic light. Follow the road around. The museum is on the right, opposite thefactory.
5.       X : I’m looking for the hotel. Do you know where it is?
Y : Turn left the traffic light and turn right at the circle. Follow the road. No building on the left but the hotel.

The Four stroke of Gasoline Motor Engine





Explain the work principle of the 4 stroke in a gasoline motor engine.
You may use the following words for your help. (Sebagai bantuan, anda boleh menggunakan kata-kata berikut) :
-          Mixture = campuran                 - Downward = ke bawah
-          Air = udara                              - Compress = menekan
-          Gasoline = bensin                     - Ignite / burn = membakar / menyulut
-          Enter = masuk                          - Explode = meledak –explotion = ledakan
-          Move = bergerak                     - Expand = mengembang
-          Upward = ke atas                     - Push / force = mendorong / mendesak
-          Stroke = tax / langkah               - Squeeze = menekan     
-          Exhaust gass = gas buang          - into = kedalam 
-          Into = kedalam                          -Through = melalui
-     cause = mengakibatkan

Answer :
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………



 
     The answer can be

There are four strokes are required to complete one cycle in a gasoline engine operation. In the first stroke, the piston moves down and the mixture of gasoline and air flows into the cylinder. This first down stroke is called intake stoke. In the second stroke, the piston moves upward into the close upper part of the cylinder to squeeze the gasoline-air mixture into a tiny space. This is called compression stroke. The mixture in the cylinder is ignited by a spark plug and it expands quickly and forces the piston down to give power. This stroke is called power stroke or combustion stroke. When the piston reaches the bottom it’s stroke, the cylinder is filled with burned gases and the piston moves upwards to push them out. This is called the exhaust stroke.